Semarang, Jateng – Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah mencatatkan realisasi penyerapan gabah hingga awal Juni 2026 sebanyak 237.222 ton setara beras. Angka ini menunjukkan komitmen Bulog dalam mendukung petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kepala Bulog Wilayah Jawa Tengah, Sri Muniati, menyampaikan hal tersebut di Semarang, Rabu (3/6/2026). Ia menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan hasil panen petani terserap secara optimal.
Menurut Sri Muniati, capaian serapan ini berdampak langsung pada penguatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini berada pada level tertinggi. Ia mengungkapkan bahwa persediaan beras nasional yang dikelola Bulog telah melampaui 5 juta ton, sehingga mampu memberikan jaminan ketersediaan pangan yang kuat untuk memenuhi berbagai kebutuhan pemerintah.
Lebih lanjut, ia menyebutkan target pengadaan secara nasional sebesar 4 juta ton setara beras pada 2026 diperkirakan dapat tercapai sebelum akhir tahun. “Dengan masih berlangsungnya musim panen di sejumlah wilayah strategis, Bulog akan terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani melalui sinergi yang semakin kuat bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Sri Muniati menegaskan bahwa keberhasilan serapan ini bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.





