Gubernur Kaltara Sebut Jawa Tengah sebagai “Rumah Kedua” Saat Hadiri MTQ Nasional XXXI

Sumber Gambar : https://jatengprov.go.id/publik/gubernur-kaltara-kenang-keramahan-warga-jateng-mtq-nasional-jadi-momen-pulang-ke-rumah-kedua/
Sumber Gambar : https://jatengprov.go.id/publik/gubernur-kaltara-kenang-keramahan-warga-jateng-mtq-nasional-jadi-momen-pulang-ke-rumah-kedua/

SEMARANG – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang menghadirkan kesan tersendiri bagi Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang. Kehadirannya di Jawa Tengah bukan hanya untuk mengikuti agenda nasional tersebut, tetapi juga menjadi kesempatan bernostalgia dengan daerah yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Zainal tiba di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Jumat (11/9/2026) sore. Kedatangannya disambut Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital Jawa Tengah, Lilik Henry Ristanto, bersama jajaran panitia penyelenggara MTQ Nasional XXXI.

Bacaan Lainnya

Bagi purnawirawan Polri itu, Jawa Tengah memiliki makna khusus. Ia pernah bertugas selama hampir tujuh tahun di berbagai wilayah provinsi tersebut sehingga mengaku masih mengenal banyak tempat dan menyimpan ikatan emosional yang kuat.

“Saya tujuh tahun bertugas di Jawa Tengah. Jadi sudah hafal benar sudut-sudut Jawa Tengah. Bagi saya, Jawa Tengah seperti rumah kedua,” ujarnya setibanya di Semarang.

Selama berdinas di lingkungan kepolisian, Zainal pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, mulai dari Kasat Polairud Polda Jawa Tengah, Dirpolair Polda Jateng, Kapolres Blora, Kapolres Wonosobo, Kapolres Kendal, hingga Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Tengah.

Kembali mengunjungi Jawa Tengah setelah bertahun-tahun, ia mengaku merasakan kembali keramahan masyarakat yang pernah dikenalnya. Menurutnya, penyambutan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada para tamu MTQ berlangsung hangat dan berkesan.

“Luar biasa penyambutan dari Pemprov Jawa Tengah terhadap tamu-tamu yang hadir di MTQ. Terima kasih atas sambutannya yang begitu baik dan ramah,” katanya.

Ia berharap pelaksanaan MTQ Nasional XXXI berjalan lancar sekaligus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya.

“Setiap penyelenggaraan tentu harus ada peningkatan dan evaluasi. Mudah-mudahan Jawa Tengah bisa menyelenggarakan MTQ ke-31 ini dengan baik,” tuturnya.

Selain menghadiri pembukaan, Zainal datang untuk memberikan dukungan kepada kafilah Kalimantan Utara. Sebelum bertolak ke Semarang, ia sempat melepas rombongan daerahnya yang terdiri atas 56 orang, termasuk 39 peserta yang akan mengikuti berbagai cabang perlombaan MTQ.

Sementara itu, Kepala Diskomdigi Jawa Tengah, Lilik Henry Ristanto, menegaskan Pemprov berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu dan peserta MTQ. Sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, penyelenggaraan MTQ diarahkan untuk mencapai dua target utama, yakni sukses pelaksanaan dan sukses prestasi.

Untuk mendukung hal tersebut, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) ditugaskan sebagai liaison officer (LO) yang mendampingi satu kafilah atau pemerintah daerah sejak kedatangan hingga kepulangan.

“Satu OPD menjadi LO bagi satu pemerintah daerah atau kafilah. Ini bagian dari komitmen kami untuk memuliakan para tamu,” jelas Lilik.

Pelayanan kepada para tamu juga terlihat sejak mereka tiba di Bandara Ahmad Yani. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan beragam sajian khas daerah sebagai sambutan, seperti wingko babat, getuk Magelang, brownies, tahu bakso, serta minuman tradisional seperti kunyit asam, gula asam, jahe lemon, dan kopi Temanggung.

Beragam hidangan tersebut dihadirkan sebagai bentuk penghormatan kepada para kafilah sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Jawa Tengah kepada tamu dari berbagai provinsi yang mengikuti MTQ Nasional XXXI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *