Ledakan di Pabrik Kawasan Industri Candi Semarang Tewaskan Satu Pekerja, Tujuh Orang Terluka

sumber gambar : https://www.google.com/imgres?q=ledakan%20industri%20candi%20&imgurl=https%3A%2F%2Fasset.kompas.com%2Fcrops%2FByKWbg-oxdLdE9gcWD227Nn1F88%3D%2F0x0%3A0x0%2F1200x800%2Fdata%2Fphoto%2F2026%2F07%2F01%2F6a4495cac1cf0.jpg&imgrefurl=https%3A%2F%2Fregional.kompas.com%2Fread%2F2026%2F07%2F01%2F113212178%2Fsebuah-ledakan-terjadi-di-kawasan-industri-candi-semarang-satu-orang&docid=A4Dx9VjMxu9tVM&tbnid=v_nQMPKHRQDZTM&vet=12ahUKEwiQ0aHM-rGVAxXHyDgGHYdlLG8QnPAOegQIdxAA..i&w=1200&h=800&hcb=2&ved=2ahUKEwiQ0aHM-rGVAxXHyDgGHYdlLG8QnPAOegQIdxAA
sumber gambar : https://www.google.com/imgres?q=ledakan%20industri%20candi%20&imgurl=https%3A%2F%2Fasset.kompas.com%2Fcrops%2FByKWbg-oxdLdE9gcWD227Nn1F88%3D%2F0x0%3A0x0%2F1200x800%2Fdata%2Fphoto%2F2026%2F07%2F01%2F6a4495cac1cf0.jpg&imgrefurl=https%3A%2F%2Fregional.kompas.com%2Fread%2F2026%2F07%2F01%2F113212178%2Fsebuah-ledakan-terjadi-di-kawasan-industri-candi-semarang-satu-orang&docid=A4Dx9VjMxu9tVM&tbnid=v_nQMPKHRQDZTM&vet=12ahUKEwiQ0aHM-rGVAxXHyDgGHYdlLG8QnPAOegQIdxAA..i&w=1200&h=800&hcb=2&ved=2ahUKEwiQ0aHM-rGVAxXHyDgGHYdlLG8QnPAOegQIdxAA

SEMARANG – Ledakan hebat terjadi di area produksi PT Raw Botanical Nusantara yang berada di Kawasan Industri Candi (KIC), Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.56 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia, sementara tujuh lainnya mengalami luka bakar dan cedera akibat reruntuhan bangunan.

Korban meninggal diketahui bernama Muhammad Brian. Adapun tujuh korban luka segera dievakuasi ke RSUD Tugu Adyatma untuk menjalani perawatan intensif. Sebagian besar mengalami luka bakar serta luka akibat terkena pecahan material bangunan yang rusak saat ledakan terjadi.

Bacaan Lainnya

Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan cukup parah pada bangunan pabrik. Beberapa bagian atap ambruk, puing-puing bangunan berserakan, sementara sejumlah kendaraan pemadam kebakaran, petugas kepolisian, TNI, tenaga medis, dan tim penyelamat berjaga di sekitar lokasi.

Proses peliputan di area dalam pabrik dibatasi oleh pihak perusahaan sehingga awak media hanya dapat melakukan pemantauan dari luar kawasan industri.

Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard, mengatakan dugaan awal mengarah pada tabung sterilisasi di ruang produksi yang mengalami ledakan sebelum akhirnya memicu kebakaran.

“Ledakan diduga berasal dari tabung sterilisasi di ruang produksi. Akibat kejadian tersebut satu pekerja meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka bakar,” ujarnya.

Seluruh korban diketahui merupakan karyawan yang sedang bekerja ketika insiden berlangsung. Korban luka yang telah teridentifikasi di antaranya Adi Riska, Ilham Ismail, Wahyu Setyadi, M. Alba Alamzah, Imam Taufik, dan Saifudin, sedangkan satu korban lainnya juga merupakan pekerja di bagian produksi.

Menurut Aliet, dugaan sementara ledakan dipicu tekanan berlebih di dalam tabung yang berisi air dan dipanaskan hingga tidak mampu menahan tekanan internal.

Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti, termasuk kemungkinan adanya faktor lain seperti kondisi peralatan maupun prosedur operasional.

Ia juga menjelaskan aktivitas produksi di PT Raw Botanical Nusantara tidak berlangsung setiap hari, melainkan menyesuaikan pesanan dari pelanggan. Produk yang dihasilkan perusahaan sebagian besar ditujukan untuk pasar ekspor.

Saat ini lokasi kejadian telah dipasang garis polisi dan seluruh kegiatan produksi dihentikan sementara hingga proses penyelidikan selesai.

Sementara itu, Komandan Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Bambang Setiawan, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 09.45 WIB. Tim dari Pos Ngaliyan langsung diterjunkan setelah memastikan kejadian merupakan kondisi darurat.

Ketika petugas tiba di lokasi, sebagian besar korban telah lebih dulu dievakuasi warga bersama pihak perusahaan menggunakan kendaraan bak terbuka menuju rumah sakit.

Menurut Bambang, satu korban ditemukan meninggal dunia saat petugas melakukan penyisiran di dalam bangunan. Setelah itu, fokus penanganan diarahkan pada pemadaman titik api agar tidak meluas ke bagian lain pabrik.

Ia mengungkapkan informasi awal dari pekerja menyebut mesin yang digunakan saat produksi mengalami suhu jauh lebih tinggi dibanding kondisi normal sebelum akhirnya meledak.

“Dari jarak beberapa meter panasnya sudah terasa. Saat akan dilakukan pengecekan tekanan, mesin lebih dulu meledak,” katanya.

Petugas menduga peralatan tersebut merupakan mesin atau tabung bertekanan tinggi yang digunakan dalam proses produksi.

Bambang menambahkan kerusakan bangunan lebih banyak disebabkan oleh kekuatan ledakan daripada kebakaran. Hal itu terlihat dari minimnya bekas hangus pada bangunan, sementara kerusakan terbesar terjadi akibat tekanan ledakan yang merobohkan sebagian struktur.

Seorang warga yang berjualan di sekitar lokasi, Mun, mengaku mendengar suara ledakan keras sebelum para pekerja berhamburan keluar dari pabrik.

Ia mengatakan asap hitam sempat membumbung dari lokasi kejadian disertai bau menyengat yang membuat mata terasa perih dan memicu batuk.

Menurutnya, beberapa pekerja yang keluar dari area pabrik tampak mengalami luka pada bagian wajah akibat paparan panas.

PT Raw Botanical Nusantara diketahui bergerak di bidang pengolahan bahan baku botani, herbal, dan komoditas pertanian yang dipasarkan ke berbagai negara.

Hingga Rabu siang, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Penyidik juga mendalami aspek keselamatan kerja, kondisi mesin produksi, kelengkapan perizinan, serta kemungkinan adanya unsur kelalaian yang menyebabkan insiden tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *