Empat Kecamatan Dilanda Kekeringan, Pemkot Semarang Distribusikan 115 Ribu Liter Air Bersih

Sumber Gambar : https://jatengpos.co.id/jateng/2026/08/03/terdampak-kekeringan-kelurahan-jabungan-semarang-didropping-air-bersih/
Sumber Gambar : https://jatengpos.co.id/jateng/2026/08/03/terdampak-kekeringan-kelurahan-jabungan-semarang-didropping-air-bersih/

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang mulai mengintensifkan penyaluran bantuan air bersih bagi warga yang terdampak musim kemarau. Hingga awal September 2026, sebanyak 19 tangki air atau sekitar 115 ribu liter telah didistribusikan ke sejumlah titik di wilayah yang mengalami kekeringan.

Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kesulitan memperoleh pasokan air bersih. Proses distribusi dilakukan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan serta tingkat kebutuhan warga di setiap lokasi terdampak.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan pemerintah terus memonitor perkembangan kondisi di berbagai wilayah agar penanganan dapat dilakukan secara cepat.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan air bersih dapat segera mendapatkan penanganan. Pemerintah Kota Semarang terus memantau kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Agustina, Kamis (3/9/2026).

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat, hingga awal September terdapat empat kecamatan yang terdampak kekeringan. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah yang mengalami krisis air.

Untuk mendukung penanganan, BPBD telah menyiapkan total cadangan air bersih sebanyak 480 ribu liter melalui anggaran tahun 2026. Setelah penyaluran 115 ribu liter, sekitar 365 ribu liter masih tersedia sebagai stok apabila kebutuhan masyarakat meningkat.

Warga yang membutuhkan bantuan dapat mengajukan permohonan melalui pemerintah kelurahan. Sementara untuk kondisi darurat, masyarakat juga dapat menghubungi layanan 112, yang setiap laporannya akan diverifikasi sebelum bantuan dikirim ke lokasi.

Distribusi air bersih turut diperkuat melalui koordinasi dengan Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang yang menyiapkan armada tangki untuk membantu penyaluran ke daerah-daerah terdampak.

Agustina menjelaskan, musim kemarau turut memengaruhi ketersediaan air baku di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kudu sehingga berdampak pada produksi dan distribusi air, terutama di kawasan Semarang Timur.

Pemerintah Kota Semarang pun mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat selama musim kemarau. Warga, khususnya di wilayah yang mengalami penurunan pasokan, diminta menampung air secukupnya saat aliran masih tersedia sebagai langkah antisipasi menghadapi kekeringan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *