Investasi Baru Rp480 Miliar Mengalir ke Jateng, PT DKV Printing Indonesia Serap 500 Pekerja

Sumber Gambar : https://banyumas.tribunnews.com/jateng/94273/investasi-rp480-miliar-masuk-jawa-tengah-serap-500-tenaga-kerja
Sumber Gambar : https://banyumas.tribunnews.com/jateng/94273/investasi-rp480-miliar-masuk-jawa-tengah-serap-500-tenaga-kerja

KENDAL – Provinsi Jawa Tengah kembali memperoleh investasi baru dari sektor industri manufaktur. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan operasional PT DKV Printing Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Selasa (21/7/2026). Perusahaan asal Tiongkok tersebut menanamkan modal sekitar Rp480,64 miliar dan telah membuka peluang kerja bagi sekitar 500 orang.

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Jawa Tengah. Menurutnya, kehadiran perusahaan tersebut menjadi sinyal positif bahwa daerah ini tetap memiliki daya tarik investasi meskipun kondisi ekonomi dan geopolitik global masih menghadapi berbagai tantangan.

Bacaan Lainnya

PT DKV Printing Indonesia bergerak di bidang percetakan berteknologi tinggi dengan produk utama berupa label, kemasan, kotak sepatu, serta berbagai kebutuhan percetakan untuk sejumlah merek internasional.

Luthfi menilai investasi yang masuk tidak hanya menghadirkan tambahan modal, tetapi juga membawa teknologi modern serta berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Tengah.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya berfokus pada besarnya nilai investasi, tetapi juga pada dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Penyerapan tenaga kerja, peningkatan keterampilan, alih teknologi, hingga penguatan sektor industri menjadi indikator penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, Jawa Tengah terus menunjukkan daya saing yang kuat sebagai tujuan investasi, didukung ketersediaan tenaga kerja, iklim usaha yang kondusif, serta berbagai kemudahan yang diberikan pemerintah kepada investor.

Saat ini, berbagai negara seperti Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Korea Selatan, dan sejumlah negara lainnya tercatat telah menanamkan investasi di berbagai sektor industri di Jawa Tengah.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan seremoni pembukaan PT Foodindo Dwivestamas, perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan dan produk olahan. Perusahaan tersebut menginvestasikan dana sekitar Rp249,31 miliar dan telah menyerap sekitar 150 tenaga kerja.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan akan terus memperkuat iklim investasi melalui percepatan layanan perizinan, pembangunan infrastruktur pendukung kawasan industri, pemberian kepastian hukum, serta peningkatan kualitas tenaga kerja agar mampu memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *